Gambar Arsitektur Dalam Perancangan Bangunan

Arsitektur dalam perancangan bangunan

Arsitektur secara umum dapat diartikan sebagai seni dalam melakukan perancangan ataupun perencanaan dan pelakunya dikenal sebagai arsitek. Makna kata arsitektur ini sangat luas saat ini, tidak hanya berkutat di ilmu perancangan bangunan saja. Desain inti komputer atau prosesor pun tidak lepas dari istilah arsitektur, karena pengertian arsitektur ini demikian luasnya, kita akan batasi pada pengertian arsitektur dalam perancangan bangunan saja.

gambar arsitektur dalam perancangan bangunan

Arsitektur dalam perancangan bangunan

Ruang lingkup arsitektur

Berbicara tentang sejarahnya, praktek arsitektur mungkin sudah dikenal atau digunakan jauh sebelum masa sejarah hadir. Tapi dikarenakan kurangnya sumber atau data data yang dapat dijadikan acuan untuk mengungkapnya, kita hanya akan membahas berdasarkan sumber tertulis yang pernah ada. Bersumber dari Wikipedia, sumber tertulis paling tua yang membahas arsitektur ini adalah buku De Architectura yang ditulis oleh Vitrusius. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa bangunan yang baik harus memiliki keindahan/estetika (Venustas), kekuatan (Firmitas) dan kegunaan/fungsi (Utilitas). Jadi dapat diartikan bahwa arsitektur sebagai keseimbangan dan koordinasi antara ketiga unsur tersebut dan tidak saling melebihi antara unsur – unsurnya. Masih mengutip Virusius, “Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu – ilmu lainnya, dab dilengkapi dengan proses belajar : dibantu dalam penilaian terhadap karya tersebut sebagai karya seni”.

Teori dan Praktik arsitektur dalam perancangan bangunan

Teori sangat penting untuk dijadikan referensi praktik, meskipun demikian banyak arsitek yang mengabaikan teori sama sekali. Vitusius mengatakan,”Praktik dan teori adalah akar arsitektur’. Praktik adalah perenungan berkelanjutan terhadap pelaksanaan sebuah proyek atau pengerjaannya dilapangan. Sedangkan teori adalah sebuah hasil pemikiran yang memiliki alasan yang menjelaskan proses konversi dari bahan menjadi hasil akhir sebagai jawaban suatu persoalan. Dengan berpegang pada teori dan praktik, seorang arsitek dapat membuktikan kebenaran hasil rancangannya sekaligus mewujudkannya secara nyata dengan pelaksanaan.

Sejarah arsitektur

Arsitek memiliki sejarah panjang dalam peradaban manusia, ia lahir dari dinamika antara kebutuhan (kondisi lingkungan yang kondusif, keamanan, kebudayaan,dsb) dan cara (menggunakan bahan bangunan yang tersedia dan teknologi konstruksi saat itu). Dinamika ini berawal dari arsitektur prasejarah dan berkembang melalui tradisi lisan dan praktik – praktik hingga sekarang. Arsitektur bukanlah sebuah perburuan filososif atau estetis pribadi atau perorangan, tetapi haruslah mempertimbangkan kebutuhan manusia dengan menggunakan teknologi yang ada. Untuk mendapatkan hasil terbaik diperlukan penelitian dalam berbagai bidang seperti perilaku, lingkungan dan humaniora sebagai dasar perancangan. (sumber : Wikipedia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *